Jakarta, CNN Indonesia

Mabes Polri bakal menerapkan sejumlah pembatasan arus lalu lintas terhadap angkutan barang selama kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pembatasan bakal dilakukan di kawasan yang menjadi tempat penyelenggaraan WWF. Mulai dari kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua, hingga Melasti.

Trunoyudo mengungkapkan arus lalu lintas di area tersebut nantinya juga dilakukan pengalihan hingga penutupan jalan sementara saat tamu negara hingga delegasi melintas.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Polri bersama Pemda sudah membuat kebijakan pengaturan pergerakan seluruh kendaraan barang baik besar maupun sedang. Pengaturan kendaraan barang dilakukan pada tanggal 18-19 Mei mulai pukul 08.00-20.00 WITA,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/5).

Trunoyudo menjelaskan selama periode tersebut nantinya kendaraan barang dilarang melintas di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai dari Simpang Pesanggaran sampai dengan Nusa Dua. Kemudian jalan Jimbaran-Uluwatu dan seluruh ruas jalan di kawasan Kuta.

Kendati demikian, ia memastikan pembatasan angkutan barang itu dikecualikan bagi kendaraan yang mengangkut BBM atau bahan bakar gas, uang, penanganan bencana alam, kebutuhan pokok dan kendaraan pengangkut logistik penyelenggaraan WWF.

Di sisi lain, Trunoyudo juga mengimbau kepada semua perencana perjalanan wisata, travel agent, dan pengemudi untuk mengatur waktu aktivitas dan menghindari wilayah-wilayah aktivitas WWF.

“Kami mengimbau agar menggunakan jalur alternatif dan melakukan konsolidasi perjalanan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kendaraan berkapasitas lebih banyak, serta menghindari penggunaan kendaraan pribadi dengan penumpang hanya 1-2 orang,” pungkasnya.

Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran sebelumnya ditunjuk sebagai Kepala Operasi Puri Agung untuk mengawal pelaksanaan WWF ke-10 yang akan digelar di Bali. Operasi terpusat itu akan dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai tanggal 17 sampai 25 Mei mendatang.

Dalam rangka pengamanan gelaran internasional tersebut, terdapat 5.791 personel yang dikerahkan mulai dari Mabes Polri, Polda Bali, Polda Jawa Timur dan Polda Nusa Tenggara Barat.

Nantinya seluruh personel itu akan dibagi menjadi 10 Satuan Tugas (Satgas) yang berbeda selama pelaksanaan Operasi Puri Agung. Mulai dari Satgas Preemtif; Preventif; Warlolakir; Tindak; Gakkum; Anti Teror; Humas; Banops; serta Pengamanan Wilayah Jatim dan NTB.

Indonesia akan menjadi tuan rumah kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 yang berlangsung di Bali pada 18-25 Mei 2024. Kementerian Luar Negeri menyebut kegiatan itu akan menyoroti berbagai masalah terkait krisis air, salah satunya ekploitasi air tanah.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan WWF menjadi kesempatan emas bagi Indonesia. Pasalnya, Indonesia berpeluang mendorong dan memimpin dunia mengatasi persoalan air.

(tfq/sfr)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *