Jakarta, CNN Indonesia

Sebuah bus yang membawa rombongan pelajar SMK asal Depok terguling di jalanan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5) malam.

Sejauh ini, Dirut RSUD Ciereng Subang dr Achmad Nasuhi mengatakan pihaknya mendapat laporan ada 9 korban tewas dalam peristiwa kecelakaan itu.

“Iya ada 9 orang yang meninggal dunia, tapi seluruh korban masih dalam perjalanan menuju RSUD Ciereng,” ujar Achmad, Sabtu malam seperti dikutip dari detikJabar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain 9 korban tewas, kata Achmad, 10 korban lainnya mengalami luka berat. Saat ini, kata dia, korban-korban luka berat itu sudah menjalani penanganan medis di RSUD Subang.

“Yang sudah ada di RSUD 10 orang mengalami luka berat sedang kami tangani,” katanya.

“Ada 20 orang penumpang lagi mengalami luka ringan tapi tidak dibawa ke RSUD ditangani oleh Puskesmas Palasari, Ciater,” tambah Achmad.

Kepala Dinas Perhubungan Subang, Asep Setia Permana, Asep mengatakan bus yang terguling itu ditumpangi rombongan pelajar dari SMK Lingga Kencana Kota Depok.

“Bus rombongan perpisahan anak SMK Lingga Kencana Depok telah mengadakan acara perpisahan di Bandung,” katanya saat dihubungi Sabtu malam.

Selain itu, di dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan dari pendataan petugas di lapangan diketahui ada empat korban tewas di lokasi kecelakaan maut itu.

“Empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Jules. 

Dia juga menambahkan untuk korban cedera ada, “Tujuh luka berat dan 13 luka ringan.”

Dalam keterangannya tersebut, Jules membagikan kronologi kecelakaan yang terjadi pada pukul 18.45 WIB tersebut.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pemeriksaan petugas di lapangan, Jules mengatakan mulanya sebuah bus oleng ke kanan saat melaju pada jalan yang menurun.

Bus Trans Putera Fajar AD 7524 OG yang oleng itu kemudian menabrak sebuah kendaraan merek Feroza dari arah berlawanan.

“Kemudian terguling miring ke kiri posisi ban kiri di atas dan terselusur sehingga menabrak tiga motor yang terparkir di bahu jalan,” katanya.

“Kendaraan bus terhenti setelah menabrak tiang yang ada di bahu jalan arah Subang menuju Bandung tepat di depan Masjid As Saadah,” sambungnya

Jules menerangkan dalam kejadian ini, ada lima kendaraan yang terlibat yakni satu bus, tiga sepeda motor, dan satu mobil.

Lokasi kecelakaan maut itu berada di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *