Jakarta, CNN Indonesia

Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tak sepakat dengan wacana penggabungan Kementerian Sosial dengan kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di kabinet Prabowo-Gibran.

Ia menilai dua kementerian itu sama-sama mengemban tugas yang cukup kompleks, sehingga akan sulit jika digabung.

“Saya berharap bahwa tidak digabung, pasti akan ada yang ketimbun kalau digabung. Jadi Kemensos itu tugasnya sangat besar, lalu pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak itu tugasnya sangat substantif,” kata Khofifah di acara Rakornas PAN, Jakarta, Jumat (10/5).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah menjelaskan urusan perlindungan anak dan perempuan bukanlah hal yang sederhana.

“How to empower, how to protect them itu tidak sederhana,” ucap dia.

Eks Menteri Sosial itu menyatakan Kemensos bukanlah sekedar urusan berbagi atau charity.

Melainkan juga mengedepankan sejumlah proses lainnya seperti perlindungan dan pemberdayaan sosial hingga proses rehabilitatif.

Selain itu, Khofifah juga menyebut jika dua kementerian itu digabung, maka tidak akan ada kucuran dana di APBD di daerah.

“Sekarang saja udah kecil-kecil. Jadi kalau sudah tidak ada anggaran, tidak ada fungsi yang melekat gitu, tidak ada struktur yang melekat, lewat nanti. Padahal kasus-kasus itu adanya di daerah-daerah dan mereka butuh perlindungan,” ujarnya.

(mnf/isn)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *